Kamis, 02 Oktober 2014

Kejadian yang Tak Kita Sadari



Tindakanku tak mampu menggapai tulisanku, tulisanku tak mampu menggapi kata-kataku, kata-kataku tak mampu menggapai pikiranku, pikaranku tak mampu menggapai perasaan ku. Dalam suatu waktu kita dapat melihat banyak tulisan, baik undangan, buku, koran maupun yang lainnya, namun tak semua tulisan yang ada dapat baca dalam suatu waktu secara bersamaan, maka haruslah ada yang dahulu nomor dua, tiga dan seterusnya, karena jika semuanya bersamaan mustahil hal itu terjadi dengan keterbatasan kita sebagai manusia. Tulisanku tak mampu menggapai kata-kataku, jelaslah ketika seorang yang sedang berbicara, maka tak mampulah orang lain yang mendengar mampu menuliskan semua yang dikatakan, karena keterbatasan kecepatan tangan manusia dalam menuliskan. Kata-kataku tak mampu menggapai pikiranku, dalam suatu waktu kita dapat berpikir banyak hal, namun untuk mengungkapkannya kita juga tak mungkin bersamaan ada yang lebih prioritas di antara semuanya. Begitupun dengan pikiran kita yang tak mampu menggapai perasaan kita yang berbagai macam. Perasaan yang bermacam-macam berkecamuk di dalam hati yang kemudian terolah dalam pikir.
Semua keterbatasan bukanlah tanpa suatu alasan, keterbatasan yang dimiliki manusia sebagai subyek dalam ruang dan waktu merupakan ciri khusus dari dirinya, apa yang kita lakukan, apa yang kita kerjakan adalah perbuatan dan sikap kita, olah pikir kita dan itulah diri kita, maka itulah yang menjadi keunikan kita. Keterbatasan kita membuat kita berbeda dengan yang lain, jika semua nya sama, umum, maka apa yang membedakan kita dengan yang lain? Subhanallah, Allah telah menciptakan hamba-Nya yang bersuku suku dan berbangsa-bangsa ini dengan segala ciri khas kita. Maka patutlah kita syukuri dengan semua yang ada, Syukur Ikhlas Sabar, maka akan menjadikan kita lebih baik, Fabiayyi Aalai robbikuuma tukadzibaan(maka nikmat Tuhan-Mu yang manakan yang kamu dustakan?) semoga kita selalu berada dalam jalan yang di ridhoi Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar